SEKEDAR INFORMASI UNTUK ANDA

Invest10Ribu
Invest10Ribu

Minggu, 04 Januari 2009

SUSU KEDELAI bagian IV

KEDELAI MUJIKZAT PEMBEBAS BERBAGAI KANKER

Kedelai mengandung zat-zat oksigen yang melindungi sel dari kerusakan akibat molekul oksigen yang tidak stabil dikenal sebagai radikal bebas. Radikal bebas ini di anggap bertanggung jawab dalam memulai berbagai jenis kanker dan juga orang lebih cepat tua. Apabila kolesterol huruf yang di sebut LDL Teoksidasi, kolesterol ini menyulut pembentukan plak. Dan kedelai karena mempunyai anti-oksidan bisa mencegahnya.
Kita tahu, kedelai mengandung Isoflavones salah satunya yang tampaknya menggugah arus darah ke tumor. Menurut para ahli protein kedelai senjata sangat ampuh untuk membinasakan kolesterol zat lemak penyumbat arteri yang dapat mengakibatkan serangan jantung dan stroke.
Setelah kanker kulit, kanker prostate merupakan kanker yang paling banyak mengakibatkan kematian. Tapi ada anggapan bahwa kedelai bisa melindungi prian dari kanker prostate.
Kedaulatan Rakyat, 19 Maret hal 9.


KEDELAI BANTU MELINDUNGI OTAK DARI SERANGAN KANKER

Banyak mengkonsumsi kedelai ternyata dapat membatu mengatasi gangguan Alzeimer (salah satu penyakit otak yang mematikan) yang telah menyerang lebih dari setengah penduduk Amerika usia di atas 85 tahun. Demikian di laporkan kata peneliti Helen Kim, professor dari University of Albama Birmingham, sekaligus pemimpin study tersebut.
Kedelai yang mengandung bahan phytoestrogen dan bisa menurunkan penyakit jantung dan osteoporosis, kemuingkinan membantu melindungi atau melawan Alzeimer. Kelainan fungsi pada protein tersebut juga terdapat pada otak manusia yang terkena Alzeimer dan dapat mengakibatkan struktur skeletal pada sel saraf otak menjadi kolap.
Wanita yang kehilangan estrogen setelah berhenti menopause sangat beresiko terkena Alzeimer, namun laki-laki juga tidak bebas begitu saja dari penyakit mematikan ini.
Solo Pos, Minggu Legi 15 April 2001 hal 7


PROTEIN KEDELAI MENCEGAH KANKER PAYUDARA

Washington, peneliti ini di danai oleh Departemen Pertanian AS, berbagai uji coba terhadap tikus menunjukan protein kedelai dapat membantu mencegah kanker payudara.
Kedelai kaya akan protein isoflavon yang kadang berperan marangsang produksi hormone estrogen dan kadang mencampuri efeknya, sehingga zat anti kanker payudara yang terkenal tamoxijen dapat bekerja.
Sejumlah peneliti independent pada kelompok kecil wanita telah menunjukan, wanita yang meminum susu kedelai memiliki tingkat estrogen yang rendah dalam darah mereka.
Suara Merdeka, Sabtu 22 Januari 2000 hal 5.

Sabtu, 03 Januari 2009

SUSU KEDELAI bagian III

KACANG KEDELAI TURUNKAN KOLESTEROL

Kedelai tidak hanya kaya protein tapi juga isoflavones. Zat inilah yang membantu manusia menurunkan total kolesterol dan mencegah penyakit kanker.
Isoflavones juga mengatur produksi hormone estrogen tubuh. Itulah sebabnya mengapa wanita menopause yang makan kedelai lambat terkena tulang keropos. Mereka juga tidak mengalami sindroma pasca menopause yang hebat, seperti keluar keringat dingin terus-menerus dan perasaan berubah-ubah.
Jawa Pos, 31 Desember 1996 hal 7


KEDELAI BISA SEMBUHKAN DIABETES

Zuheid Noor, seorang peneliti dan dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM mengindikasikan senyawa bioaktif anti-tripsin dalam biji kedelai ebagai obat karena komoditi ini mudah di dapat dimana-mana,” kata Zuheid Noor.
Menurut, senyawa anti-tripsin yang di kandung kedelai dapat menghambat metabolisme protein di dalam tubuh menghambat metabolisme protein di dalam tubuh sebagai akibat terbentuknya tripsin anti-tripsin kompleks. Terbentuknya komplek semacam ini dapat memacu pangkreas untuk memproduksi banyak enzim tripsin untuk memenuhi kebutuhan.


SUSU KEDELAI RINGANKAN MENOPOUSE

Kedelai rupanya tak hanya menawarkan makanan yang lezat dan murah, tetapi para ahli gizi sejak lama sudah menempatkan produk-produk yang di olah dari bahan kedelai itu dalam daftar A. Dengan kandungan lemak rendah tetapi tinggi protein nabati.
Bahkan kedelai ini tampaknya juga di sebut kabar gembira bagi wanita. Sebab ini di duga bisa membantu juga mengurangi bercak-bercak panas, salah satu gejala menopause yang mengganggu. Bercak-bercak ini yang di sebabkan pelebaran pembuluh darah terasa ruam-ruam merah kuat di seluruh tubuh.
Jawa Pos, Sabtu Legi 11 Januari 1997 hal 7

Jumat, 02 Januari 2009

SUSU KEDELAI bagian II

SUSU KEDELAI SEHATKAN BAYI

Mengandung phytoestrogen untuk atasi penyakit-penyakit hormonal.
Makanan terbaik bayi adalah ASI, itu disepakati para ahli makanan dan gizi. Dan hal itu tempaknya juga tetap berlaku. Namun sebuah study menemukan bayi yang di beri susu formula berdasar bahan kedelai di katakana memiliki phytoestrogen sejenis kimia mirip estrogen jauh lebih tinggi dalam darah mereka di bandingkan bayi yang di beri susu susu formula sapi maupun ASI. Begitu temuan para peneliti di Children”s Hospital Medical Center di Cicncinnati, Ohio, AS.
Kadar phytoestrogen ini 6 - 11 kali lebih tinggi dari pada kadar estrogen yang di ketahui memiliki efek hormonal pada orang dewasa, termasuk efek atas siklus menstruasi pada wanita. Phytoestrogen termasuksenyawa kimia kelas insoflavone yang diketahui memiliki aktifitas – aktifitas hormonal maupun nonhormonal di dalam tubuh. Bahkan, dengan mempertimbangkan aktivitas estrogenic mereka yang lemah, diet isoflavone pasti memiliki beberapa aktivitas biologis pada bayi.
Jawa Pos, Kamis Legi 10 Juli 1997 hal 7.


KEDELAI UNTUK AWET MUDA DAN PANJANG UMUR

Beberapa hasi penelitian kedelai cukup kaya dengan berbagai zat gizi, kedelai mengandung banyak zat “LEZITIN” yang meremajakan kembali tubuh kita. Protein yang terkandung dalam kedelai terdiri dari unit-unit sederhana yang di sebut asam amino. Beberapa asam amino ini berfungsi untuk menunjang pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh.
Mengapa lesitin kedelai mengawetkan serta meningkatkan vitalitas ? Memang terdapat beberapa factor yang menjadi penyebab utamanya. Dan hal tersebut berkaitan dengan hasil-hasil penelitian tentang fungsi zat lesitin itu sendiri, yaitu :
1.Bekerja dalam motorik tubuh untuk menciptakan kesegaran dan keremajaan hingga tubuh menjadi fleksibel, kuat dan memiliki daya tahan.
2.Membuat proses metabolisme menjadi lebih baik, meningkatkan kemampuan distribusi asam amino dan meningkatkan daya tahan lignen terhadap kekakuan.
3.Menguatkan daya tahan tulang punggung, tulang bahu dan lutut yang merupakan organ tubuh yang vital dalam kehidupan sehari-hari.
4.Memperkuat kapasitas konsumsi oksigen untuk memungkinkan tubuh bekerja lebih baik dan memiliki energi yang besar. Membantu memperbaiki jaringan otot yang sedang bergenerasi dan menambah kekuatan otot.
5.Menguatkan cadangan pernafasan untuk membantu kapasitas pernafasan tubuh. Membantu mengatur system metabolisme yang normal melalui sirkulasi kelenjar buntu dan saraf.
6.Memperbaiki penyerapan mineral untuk membantu menguatkan tulang dan rangka tubuh dalam mencegah kerapuhan dan kerusakan tulang.
Majalah Sarinah, 2 Januari 1989, hal 14-15

Daftar Tukar Blog